Gencatan senjata yang dimediasi oleh Mesir dicapai setelah 11 hari serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza yang diblokade
Serangan udara Israel di Jalur Gaza sejak 10 Mei telah menewaskan lebih dari 200 warga Palestina, menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan menghancurkan bangunan dan infrastruktur utama air dan listrik di wilayah yang diblokade.
Tim medis Gaza tidak dapat secara memadai merawat mereka yang terluka dalam serangan udara Israel karena Jalur tersebut kekurangan peralatan medis dan obat-obatan yang diperlukan.
Rumah dan apartemen menjadi sasaran selain situs militer milik Hamas dan Jihad Islam, memaksa lebih banyak keluarga dari daerah perbatasan untuk meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di sekolah-sekolah yang dikelola PBB.
Yousef Abu Hussein kehilangan nyawanya setelah serangan udara Israel menghantam rumahnya di lingkungan Sheikh Radwan di utara Kota Gaza.
Israel menghantam Gaza dengan tembakan artileri dan serangan udara pada Jumat, menewaskan 13 orang termasuk tiga anak-anak.
Dilansir Aljazeera, Kamis (13/5), serangan udara oleh Israel dilakukan tanpa henti di Wilayag Palestina, Gaza.
Masyarakat Hukum Udara (MHU) pada Kamis (29/4) lalu menggelar webinar bertajuk `Dampak Undang-Undang Cipta Kerja di Dunia Penerbangan Indonesia Tantangan Pasca Pandemi`
Sebab, dia baru saja menghirup udara bebas usai menjalani hukuman penjara terkait kasus suap proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Talaud
Lion Parcel menambah jumlah armada transportasi darat truk meningkat hingga 25 persen. Peningkatan itu diharapkan dapat mendukung kebutuhan wilayah-wilayah yang belum memiliki bandar udara.