India, yang saat ini mengalami lonjakan kasus COVID-19 terparah di dunia, menghadiri G7 sebagai tamu dan akan mengikuti pertemuan pada Selasa malam dan sepanjang Rabu.
Jumlah kasus virus korona baru terus meningkat di Mesir dalam beberapa pekan terakhir dan para pejabat telah memperingatkan infeksi menyebar lebih jauh ketika keluarga bertemu selama Ramadan, yang berakhir minggu depan, dengan perayaan Idul Fitri.
Kematian akibat Covid-19 di India menyentuh rekor 3.780 orang dalam 24 jam terakhir. Kejadian ini tercatat sehari setelah India menjadi negara kedua yang membukukan 20 juta infeksi setelah Amerika Serikat (AS).
Sebuah studi baru menunjukkan anak-anak AS menyumbang 22% kasus Covid harian baru, naik dari 3% tahun lalu
Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin menyoroti kasus kematian Naba Faiz Prasetya (10) anak dari Bandiman pengemudi ojek online warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Minggu (25/4) lalu.
Perburuan penyuap dalam kasus ini akan dimulai dengan mengumpulkan keterangan para saksi dan tersangka.
Dalam 24 jam terakhir, India menambahkan 357.229 kasus, sehingga total menjadi 20,3 juta.
Sekitar 9.000 warga Australia diyakini berada di India, di mana ratusan ribu kasus virus korona baru terdeteksi setiap hari dan jumlah kematian melonjak.
Pemeriksaan terkait kasus dugaan suap terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Dengan 368.147 kasus baru selama 24 jam terakhir, total infeksi di India mencapai 19,93 juta, sementara total kematian naik 3.417 menjadi 218.959, menurut data kementerian kesehatan.