Hal itu termaktub dalam sila pertama Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 bahwa negara Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Bima sebelumnya menyebutkan soal memilih Pancasila atau Alquran dalam TWK merupakan pertanyaan yang benar ada.
Intisari Pancasila adalah kegotongroyongan
Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa Pancasila sebagai jiwa bangsa jangan hanya menjadi slogan. Menurut Puan, Pancasila harus mengisi seluruh tatanan politik, sosial, ekonomi, budaya, serta dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tanpa berdikari, sulit bagi negara besar seperti Indonesia untuk berdaulat di bidang politik
nilai-nilai universal Pancasila akan semakin mengakar
Wacana pemerintah menerapkan pajak pertambahan nilai (PPN) atas bahan pokok dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan patut dipertanyakan.
Dari studi dan survei, masih ada kelompok masyarakat yang mempunyai paham-paham lain, bahkan ada pengaruh dari luar yang ingin mengubah ideologi Pancasila
Bamsoet menjelaskan, Empat Pilar MPR RI terdiri dari Pancasila sebagai dasar negara, landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa.
Menggelorakan rasa cinta pada tanah air melalui budaya, melalui seni lukisan, seni patung, seni tari