Program DKS merupakan pengembangan kawasan peternakan berbasis korporasi peternak yang dicetuskan Kementan mulai 2020 dengan lima lokasi, yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, Lampung dan Jawa Timur.
Gelaran GPM ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat sekitar karena harga yang dipatok jauh lebih murah dari harga pasar.
Kementan telah menyiapkan peta intervensi, jika ada daerah yang kekurangan stok bahan pangan seperti daging ayam, telur dan daging sapi dan bahan pangan pokok lainnya.
Di Provinsi Kalimantan Tengah, data ketersediaan dan harga yang diperoleh dari 14 kabupaten dan kota secara rutin dilaporkan setiap hari Jumat melalui Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian.
Survei yang dilakukan di Pasar Antasari menunjukkan pada Sabtu (9/4), di tingkat eceran belum ada komoditas yang mengalami kenaikan.
Lokasi Food Estate seluas 50 hektare kentang industri tersebut telah dipersiapkan untuk mensuplai kebutuhan kentang industri dengan harga pembelian senilai Rp 7.650 per kilogram.
Hasilnya, sejumlah kebutuhan bahan pangan pokok seperti minyak goreng, daging, telur, ayam, bawang dan cabai di seluruh wilayah Kalimantan Timur terpantau aman terkendali.
Ditjen Hubdat tahun ini kembali mempersiapkan mudik gratis dengan bus.
Berdasarkan data prognosa produksi yang ada, produksi dalam negeri masih mencukupi.
Ketersediaan daging sapi di Kota Bandung ada sebanyak 163 kg dan untuk ketersediaan secara keseluruhan di Jawa Barat ada sebanyak 2.544 kg dengan kebutuhan sebanyak 2.403 kg, sehingga masih ada surplus.