Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengutuk insiden teror bom yang terjadi di tiga gereja, di Surabaya, Minggu (13/5) pagi. Tindakan teror tersebut tidak dapat dibiarkan.
Semua Agama di Indonesia pasti mengecam tindakan terori.
Said Aqil juga meminta kepada semua pihak untuk menghentikan segala spekulasi yang bisa memperkeruh peristiwa tersebut.
Dia menegaskan perbuatan teror hingga menyebabkan korban jiwa adalah tindakan keji dan terkutuk.
Informasi sementara, korban luka-luka sebanyak 40 orang.
Frans menyatakan pernyataanya ini masih bersifat sementara. Sebab, saat ini masih terus dilakulan proses evakuasi.
Saksi mata mengatakan ada mobil yang masuk dan menabrakkannya ke pintu.
Saksi menyebut seorang perempuan membawa dua anak meledakkan dirinya di depan halaman.
Sebelum kejadian itu, security mencekal tiga perempuan yang mengenakan rompi, tak lama kemudian meledak bom di area parkiran motor gereja tersebut.
Bom meledak tidak lama setelah terjadi ledakan bom di gereja kawasan Ngagel Madya dan geraja Jalan Diponegoro Surabaya.