Pasca teror bom di tiga gereja di Surabaya, kali ini kembali terjadi ledakan bom di kediaman terduga terorisme, di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo.
Anggota yang curiga mendekti keduanya kemudian memeriksa telepon selular dan membawa ke Polres Metro Jakarta Timur.
Sebagian warga lain mengira suara ledakan keras itu berasal dari travo listrik yang korsleting dan meledak di sekitar rusunawa.
Paus mendoakan para korban dengan harapan diberikan ketabahan.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machmud Arifin tengah bertolak mendatangi lokasi ledakan di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo, Minggu (13/5) malam.
Petugas gegana dari Polda Jatim sudah datang ke lokasi untuk mengamankan lokasi kejadian perkara.
Di saat warga setempat sibuk dengan bom di Gereja Katolik itu, bersamaan juga dua pria laki-laki melajukan motor Yamaha Jupiter Z bernomor Polisi Ag 4966 WI.
Diduga ledakan itu merupakan ledakan bom rakitan yang dibuat oleh penghuni rusun.
Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) mengecam dan mengutuk keras bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur.
Pelaku teror bom di tiga gereja di Surabaya merupakan satu keluarga, yang terdiri dari ayah dan ibu beserta empat orang anak. Mereka merupakan dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).