Jokowi dan Ma`ruf Amin akan menjalani pelantikan sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Jokowi menjadi presiden dua periode yang diusung PDI Perjuangan.
Jokowi-Ma`ruf Amin akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden (Wapres) periode 2019-2024. Seluruh warga negara wajib menyukseskan dan mengamankan pelantikan tersebut.
Jokowi-Ma`ruf Amin akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden (Wapres) periode 2019-2024. Berbagai persiapan dan pengamanan sudah dilakukan secara baik.
Gubernur Bali Wayan Koster secara khusus menggelar acara doa bersama, sebagai langkah untuk secara bersama-sama mendoakan agar acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan damai.
Diplomasi Parlemen kembali dilakukan di awal periode DPR RI periode 2019-2024. Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin memimpin delegasi DPR RI ke pertemuan Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-141 di Belgrade, Serbia.
Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 terpilih, Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa persoalan yanng dihadapi Bangsa Indonesia dari tahun ke tahun bukanlah semakin mudah, tetapi justru semakin rumit.
Anggota DPR RI Firman Soebagyo mengusulkan, dalam rencana kerja DPR RI periode 2019-2024 terutama di bidang legislasi agar tidak terlalu banyak, namun harus menyesuaikan dengan rencana kerja pemerintah.
Dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, Jokowi-Ma`ruf Amin yang akan digelar Minggu (20/10), Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan himbauan kepada semua Ketua Majelis Agama agar melaksanakan doa bersama.
Aparat keamanan gabungan dari TNI/Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) memastikan pelaksanaan pelantikan Jokowi-Ma`ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 akan berjalan dengan aman dan kondusif.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan, pasca pelantikan Ketua MPR dan para Wakil Ketua MPR periode 2019-2024 tanggal 3 Oktober 2019 lalu