WHO mempertimbangkan tidak hanya dampak kesehatan dari wabah, tetapi juga dampak politik dan ekonomi.
Pasalnya, wabah ini membawa nostalgia pada epidemi virus SARS yang pernah menewaskan puluhan orang di daerah Toronto pada awal 2000-an.
jumlah kematian dari wabah virus korona mencapai 106 jiwa, menjelang kunjungan oleh direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
Jepang akan mengirim pesawat ke Kota Wuhan, China pada Selasa (28/1) malam, untuk mulai mengevakuasi warganya dari pusat wabah virus mematikan di Provinsi Hubei.
Bahkan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berharap wabah tersebut tidak mengganggu investasi dari negeri tirai bambu tersebut.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pengiriman itu terganggu oleh penyebaran wabah penyakit, yang juga berasal dari tempat tersebut.
Wuhan adalah kota tempat wabah virus corona diyakini muncul pertama kali pada akhir tahun lalu
Perkumpulan keturunan Cina yang berbasis di Paris, Prancis membatalkan perayaan Tahun Baru Imlek, setelah munculnya wabah virus korona.
Disebutkan, hingga hari ini wabah yang menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan dan paru-paru itu telah menewaskan 41 orang.
Otoritas kesehatan di Wuhan mengkonfirmasi bahwa orang keempat meninggal dunia karena pneumonia, dengan penularan dari manusia ke manusia.