Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi Pilpres 2019 yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dari hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilpres 2019 di Provinsi Kalimantan Barat, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma`ruf Amin menang atas Prabowo-Sandiaga Uno.
Media dan lembagai survei seharusnya netral dalam kontestasi Pilpres 2019. Hal itu mengingat, belakangan ini sejumlah media dan lembaga survei tampak terlihat partisan alias berpihak ke salah satu kandiat capres-cawapres.
Relawan Kita Satu melaksanakan syukuran kemenangan Capres dan Cawapres 01 versi Quick Cpunt. Dan mereka menganggap klaim kemenangan Capres 02 tidak mendasar.
Berdasarkan hasil real count yang dimuat di sistem Informasi Penghitungan Suara KPU, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma`ruf Amin masih unggul sementara dari Prabowo-Sandiaga.
Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno kembali mengklaim kemenangan dalam kontestasi Pilpres 2019. Hal itu berdasarkan hasil perhitungan Real Count internal dari 300 ribu lebih TPS.
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma`ruf Amin masih unggul dari pasangan Prabowo-Sandiaga berdasarkan hitungan cepat atau quick count Pilpres 2019.
Pasangan capres-cawapres, Prabowo-Sandiaga berjanji akan tidak akan mengambil gaji dan menyerahkannya kepada anak yatim dan dhuafa jika terpilih pada Pilpres 2019.
Jelang pencoblosan Pilpres pada 17 April 2019, Indonesia Network Election Survey (INES) merilis hasil survei terbaru terkait dengan potensi perolehan suara dari dua pasangan capres-cawapres.
Diperkirakan akan terjadi kepadatan lalulinta di sekitar area Senayan, Jakarta pusat jelang kampanye akbar capres dan cawapres 01.