Olah lahan yang dilakukan sangat terbantu dengan adanya alat mesin pertanian seperti traktor, baik traktor roda dua dan roda empat.
Ekspor alat diagnostik dari Iran ke negara-negara lain merupakan tanda keberhasilan upaya-upaya yang ditanamkan dalam negeri untuk memerangi pandemi.
Wakil Presiden untuk Sains dan Teknologi Sourena Iran, Sattari mengatakan bahwa Iran saat ini memproduksi banyak produk yang diperlukan untuk memerangi COVID-19 yang tidak dapat diproduksi sebelumnya.
Departemen Kesehatan Rusia menemukan bahwa alat tes virus corona baru (Covid-19) yang saat ini digunakan di seluruh negara, sering kali memberikan hasil palsu.
Perusahaan memulai produksi massal untuk uji serologis bulan lalu ketika otoritas Iran mengatakan mereka berencana untuk memperluas penggunaan ters kit ke populasi yang lebih besar di negara itu.
Di tengah mewabahnya Covid-19, banyak informasi simpang siur terkiat kebutuhan Alat Kesehatan dalam percepatan penanganan virus Corona, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menilai hal itu terjadi karena kurangnya koordinasi.
Tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menangani virus corona juga masih kesulitan untuk mendapatkan Alat Pelindung Diri
Pengiriman bantuan dilakukan sejak kemarin, Senin (27/4) ke 79 Rumah Sakit di seluruh Indonesia.
Sebanyak 1.500 alat pelindung wajah per bulan telah mulai diproduksi di Pabrik Okazaki di Prefektur Aichi
bantuan yang diberikan dapat membantu para tenaga medis memaksimalkan tugasnya dalam penanganan pasien Covid-19.