Kim telah menolak keterlibatan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un mengatakan, tidak ada lagi alasan Pyongyang untuk terikat moratorium deklarasi balistik rudal balistik dan uji coba bom nuklir.
Dia juga mewanti-wanti akan melakukan demonstrasi "senjata strategis baru" dalam waktu dekat.
Larangan uji coba rudal balistik nuklir dan antarbenua (ICBM), yang sudah disepakati dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) tidak lagi berlaku.
Kim menegaskan Korut tidak akan pernah melepaskan keamanannya untuk keuntungan ekonomi Washinton, dalam menghadapi apa yang ia sebut sebagai peningkatan permusuhan AS dan ancaman nuklir.
Kim Jong Un menyerukan militer dan diplomatnya untuk mempersiapkan langkah ofensif, untuk melindungi keamanan dan kedaulatan negara.
Rapat pleno partai Korea Utara itu dilakukan seminggu setelah Pyongyang mengadakan Pertemuan Militer Pusat Partai Buruh yang berkuasa
Korea Utara berhasil melakukan tes sangat penting di situs peluncuran satelit Sohae-nya.
AS mengadakan pertemuan Dewan Keamanan bulan ini, dan para diplomat mengatakan pemerintah AS berencana mengadakan pertemuan terkait situasi hak asasi manusia Korea Utara pada 10 Desember.
Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe tidak lain adalah dungu sempurna dan kurcaci politik tanpa paralel di dunia.