Kim mengurangi aktivitas publiknya karena khawatiran atas penularan virus corona baru (Covid-19), sebelum akhirnya muncul kembali pada Sabtu lalu.
Kim Jong un menerima medali Perang Dunia II dari Putin karena mengabadikan memori tentara Soviet yang jatuh dan meninggal di Korea Utara selama perang itu.
Kim Jong un melewatkan upacara peringatan besar pada 15 April karena langkah-langkah yang sedang berlangsung untuk mencegah penyebaran COVID-19 dan bukan karena sakit.
Pompeo juga mencatat bahwa Washington memantau dengan cermat situasi di Korea Utara mengenai risiko virus corona (COVID-19) dan juga denuklirisasi negara itu.
Rumor yang berhembus mengatakan bahwa ia menjalani operasi kardiovaskular hingga akhirnya meninggal dunia, meski rumor tersebut belum sepenuhnya terbukti.
Dia disandingkan dengan adik Kim Jong-un, Kim Yo-jong, yang juga digadang-gadang sebagai kandidat terkuat kursi nomor satu, jika rumor tersebut benar adanya.
Penasihat itu mengatakan bahwa Kim telah tinggal di Wonsan, kota resor di timur Korea Utara, sejak 13 April
Kim Jong un menjalani operasi kardiovaskular awal bulan ini dan terakhir muncul di depan umum pada 11 April, ketika memimpin pertemuan komite pembuat kebijakan Partai Buruh yang berkuasa.
Sebuah kereta diperkirakan milik pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, terlihat di sebuah kota peristirahatan elit di Wonsan pada 21 April dan 23 April lalu.
Trump mengklaim bahwa dia memiliki informasi langsung dari Pyongyang bahwa Kim saat ini sedang baik-baik saja. Dia juga menyebut CNN telah menyebarkan laporan palsu.