Pompeo menekan negara-negara Eropa setelah Teheran mengumumkan mengurangi komitmennya di bawah perjanjian nuklir 2015 yang ditandatangani dengan kekuatan utama dunia.
Iran sudah membuat proposal terkait langkah ketiga pengurangan komitmennya berdasarkan perjanjian nuklir, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
Rouhani kembali memperingatkan Uni Eropa, dalam sebuah pembicaraan via telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (31/8) kemarin.
Di bawah perjanjian nuklir 2015, Iran berjanji untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan penghapusan sanksi terkait nuklir.
Amerika Serikat (AS) harus kembali pada perjanjian nuklir dan mengakhiri terorisme ekonominya terhadap Republik Islam sebagai prasyarat untuk negosiasi.
Widodo menjelaskan tidak ada kerugian negara dalam perjanjian konsesi, karena negara tidak mengeluarkan dana sepeserpun di lahan ini.
Seoul mengumumkan pekan lalu bahwa pihaknya tidak akan memperbarui Perjanjian Keamanan Umum Informasi Militer (GSOMIA), yang ditandatangani pada tahun 2016.
Keputusan itu juga guna mendorong pihak-pihak kesepakatan lainnya, Inggris, Prancis, China, Rusia dan Jerman untuk menjamin kepentingan Teheran di bawah perjanjian itu.
Moskow mempublikasikan spesifikasi misilnya untuk membuktikan bahwa rudal itu tidak dilarang di bawah perjanjian INF.
Uji coba rudal AS sehari sebelumnya menunjukkan, Washington sudah lama berencana meninggalkan perjanjian nuklir bilateral dengan Rusia.