Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura yang terpilih secara aklamasi pada Munas ke-III, Oesman Sapta Odang (OSO) membantah pernyataan Wiranto yang menyebut gagal memimpin partai.
Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura yang terpilih secara aklamasi pada Munas ke-III, Oesman Sapta Odang (OSO) menanggapi santai pernyataan Wiranto yang menyatakan mundur sebagai Dewan Pembina.
Musyawarah Nasional (Munas) Partai Hanura menetapkan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum (Ketum) periode 2019-2024 secara aklamasi.
Musyawarah Nasional (Munas) Partai Hanura kembali menetapkan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum (Ketum) periode 2019-2024.
Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyampaikan ucapan syukur atas badai yang telah dilewati. Sebab, pihak yang ingin merebut dan merusak partai telah hengkang.
Syarat Ketum PPP harus pernah menjadi pengurus DPP minimal satu periode, atau menjadi pengurus DPW satu periode
Airlangga tidak menampik akan ada aklamasi. Ia hanya menunggu proses penetapan calon ketum.
Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang sempat digadang-gadang maju sebagai calon Ketum Partai Golkar mengajak seluruh simpatisan untuk tetap merapatkan barisan demi keutuhan partai.
Said juga membantah desas-desus tentang adanya ajaran Radikalisme di masjid. Ia memastikan bahwa paham radikalisme tak pernah diajarkan di masjid. “
Saya di DPP Golkar sudah dua periode. Sejak jaman pak Jusuf Kalla menjabat Ketua Umum saya sudah ada di DPP Golkar.