Hal itu disampaikan Prasetyo Edi usai diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi tanah Pulo Gebang.
Terkait Pengadaan Tanah Pulogebang, Ketua DPRD DKI Bantah Terima Uang
Hal itu disampaikan mantan Ketua KPK periode 2011-2015 Abraham Samad dalam aksi unjuk rasa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Pusat, Senin (10/4).
Penggeledahan ini dalam rangka mencari bukti kasus dugaan suap jasa umrah serta pemeriksaan keuangan yang menjerat Bupati nonaktif Meranti Muhammad Adil.
Laporan dugaan pembocoran dokumen itu sebelumnya disampaikan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia atau MAKI ke Polda Metro Jaya.
Pelaporan buntut atas dugaan Firli Bahuri melanggar kode etik terkait pembocoran dokumen rahasia dalam penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian ESDM.
Mereka mendesak agar Firli Bahuri mundur dari jabatannya sebagai Ketua KPK.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang miliaran rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Kepulauan Meranti, Riau, Muhammad Adil.
Penyidik KPK juga telah menggeledah ruang kerja Prasetyo Edi beberapa waktu lalu. Selain ruangan Prasetyo Edi, penyidik menggeledah lima ruangan di DPRD DKI.
Pencegahan Dito ke luar negeri demi mempercepat pengusutan dugaan tindak pidana pencucian uang eks Sekretaris MA, Nurhadi.