Serangan militer yang diduga terjadi di kota pelabuhan Yaman, Hodeidah, oleh koalisi yang dipimpin Saudi diperkirakan berdampak kepada 250ribu orang.
Bentrokan terjadi saat milisi Houthi berupaya menyusup ke daerah yang dikuasai militer di provinsi Marib.
15 militan tewas dan sebagian lainnya terluka dalam bentrokan yang sedang berlangsung antara kelompok Houthi dan pasukan Yaman di wilayah tersebut.
Lebih dari 30 militan Houthi tewas, serta senjata dan amunisi kelompok tersebut telah disita oleh tentara Yaman. Namun tiga tentara Yaman tewas dalam berbagai bentrokan
Delegasi mengkritik peran Iran dalam konflik Yaman dan dukungan terus menerus Teheran kepada milisi Houthi, yang sejauh ini telah melepas 100 rudal balistik ke Arab Saudi.
Hingga kini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut. Namun mereka mencurigai insiden itu ulah Houthi.
Selain korban tewas, tercatat sebelas warga lainnya mengalami luka-luka.
Yaman juga menghancurkan lima kendaraan militer dan menyita peralatan militer yang ditinggalkan oleh tentara bayaran, tambah laporan itu.
Disebutkan empat nama pertama bekerja dengan Houthi melalui Pengawal Revolusi Iran, sementara Tehran telah membantu dengan pembiayaan Garda Revolusi.
Serangan ini adalah serangan rudal ketiga yang dilancarkan pemberontak Houthi sejak awal Ramadhan tahun ini.