Amerika Serikat dan Qatar menandatangani kesepakatan memerangi pendanaan terorisme.
Pemerintah Qatar memiliki pandangan masuk akal dalam krisis diplomatik dengan tetangga Arabnya.
Rex Tillerson tiba di Kuwait pada awal kunjungan empat hari ke Kuwait, Qatar dan Arab Saudi untuk membantu mencari penyelesaian krisis Teluk yang sedang berlangsung.
Saudi menyalahkan Qatar karena terus berusaha untuk menyabotase dan merusak keamanan dan stabilitas di kawasan Teluk
Beberapa poin dari isi tuntutan tersebut justru menguliti kedaulatan Qatar
Pertemuan tersebut belangsung setelah empat negara Arab memberi Doha waktu 48 jam ekstra untuk memenuhi tuntutan mereka setelah batas waktu 10 hari berakhir
Kunjungan Bin Alawi ke Kuwait terjadi satu hari setelah Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammad bin Abdulrahman al-Thani menyerahkan tanggapan negaranya terhadap daftar tuntutan.
Qatar juga diancam sanksi lebih lanjut jika tidak bersedia mengabulkan 13 permintaan
Mesir mencap Ikhwan sebagai organisasi teroris setelah penggulingan Presiden Muhammad Mursi 2013.
Pada 22 Juni mereka mengeluarkan 13 daftar tuntutan untuk mengakhiri kebuntuan dan memberi Qatar 10 hari untuk mempertimbangkan tuntutan tersebut.