Mengapa Jokowi berubah sikapnya dan terkesan menganak-emaskan Airlangga? Mengapa Jokowi bersedia melanggar janji politiknya demi seorang Airlangga?
Partai Amanat Nasional (PAN) menagih janji politik Presiden Jokowi terkait larangan rangkap jabatan di partai politik bagi menteri yang duduk di Kabinet Kerja.
Presiden Jokowi melantik Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham menjadi Menteri Sosial (Mensos) menggantikan posisi Khofifah Indar Parawansa.
Presiden Jokowi disebut tidak tahu menahu terkait kisruh di internal Partai Hanura.
Harta Moeldoko itu lebih besar ketimbang harta yang dilaporkan Yuyu.
Presiden Jokowi dipastikan akan menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Sumatera Barat (Sumbar), Padang, pada 8-9 Februari 2018.
Jika Jokowi dipastikan maju di pilpres 2019, lalu siapa lawan tangguh Jokowi? Ada dua nama potensial yaitu Prabowo Subianto dan Anies Rasyid Baswedan.
Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo menyebut kebijakan impor beras mengkhianati petani kita sendiri.
Kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait impor beras sebanyak 500.000 ton dinilai sebagai bukti lemahnya koordinasi menteri dalam kabinet pemerintahan Presiden Jokowi.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto diyakini bisa membawa partainya menjadi pemenang dalam Pemilu 2019 mendatang. Sebab, dibawah kepemimpinan Airlangga seluruh kader Golkar semakin solid.