Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menjelaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan pertemuan tersebut. PKS, lanjut dia, hanya mengingatkan bila publik berharap NasDem konsisten.
Hinca menilai, sikap NasDem yang terus menjalin komunikasi dengan koalisi lain sebagai adab berdemokrasi yang baik. Parpol, kata dia, harus berdialog dan saling bertukar informasi.
Pergantian Menteri Harus Berbasis Kinerja dan Integritas
Bagaimanapun NasDem saat ini masih bagian dari koalisi pemerintah. Dan itu bagus. Menunjukkan adab silaturahim dijalankan.
Ini adalah contoh yang baik bagaimana kita mempertontonkan dan memberi teladan kepada masyarakat kita meskipun pilihan dan partai masing-masing berbeda tapi kita tetap membicarakan masa depan Indonesia.
Menurut Juru Bicara PKS Muhammad Kholid, pembentukan sekretariat bersama tersebut akan semakin memperkuat soliditas NasDem, PKS, dan Demokrat.
Gus Jazil, sapaannya juga berkelakar silaturahmi yang dilakukan bisa berujung bergabungnya NasDem dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Terlebih, sampai saat ini PKB dan Gerindra masih membuka pintu bagi parpol lain untuk bergabung.
Elite NasDem yang ikut dalam rombongan di anataranya Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad Ali, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya, Ketua DPP Partai NasDem Fauzi Amro, dan beberapa kader NasDem lainnya.
Semestinya menjaga kondusifitas, Pak Ali ya menjaga kondusifitas biarkan nanti Pak Surya (Surua Paloh), Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) kemudian Presiden PKS bisa merumuskan para pimpinan ini nanti yang terbaik bagi negeri ini.
Reshuffle pergantian kabinet itu adalah prerogatif dari presiden, jadi tentu saja presiden yang nantinya akan menentukan kapan hari baiknya, kapan dilakukannya, apakah perlu dilakukan atau tidak.