Selain menambah beban APBN, anggaran untuk pilkada Gubernur juga sangat tinggi dan yang paling parah adalah penggunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi terkait dengan oligarki politik, menjadi raja kecil yang merusak tatanan demokrasi
Nasdem tengah berupaya memperbaiki komunikasi politik dengan partai-partai yang bergabung di pemerintahan.
Jadi jangan melempar isu yang sebetulnya tidak jelas apa namanya argumentasi ilmiahnya.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum Nasdem Surya Paloh menggelar pertemuan meski berada dalam poros koalisi yang berbeda.
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menjelaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan pertemuan tersebut. PKS, lanjut dia, hanya mengingatkan bila publik berharap NasDem konsisten.
Hinca menilai, sikap NasDem yang terus menjalin komunikasi dengan koalisi lain sebagai adab berdemokrasi yang baik. Parpol, kata dia, harus berdialog dan saling bertukar informasi.
Pergantian Menteri Harus Berbasis Kinerja dan Integritas
Bagaimanapun NasDem saat ini masih bagian dari koalisi pemerintah. Dan itu bagus. Menunjukkan adab silaturahim dijalankan.
Ini adalah contoh yang baik bagaimana kita mempertontonkan dan memberi teladan kepada masyarakat kita meskipun pilihan dan partai masing-masing berbeda tapi kita tetap membicarakan masa depan Indonesia.
Menurut Juru Bicara PKS Muhammad Kholid, pembentukan sekretariat bersama tersebut akan semakin memperkuat soliditas NasDem, PKS, dan Demokrat.