Henri Alfiandi menjadi tersangka penerima suap bersama Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas RI Letkol Adm Afri Budi Cahyanto.
Suap tersebut diduga diterima Henri bersama dan melalui Afri Budi Cahyanto dari beberapa proyek di Basarnas pada tahun 2021 hingga 2023.
Penetapan tersangka dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan
Budi Karya tiba di Gedung ACLC KPK, Jakarta, sekitar pukul 7.25 WIB dan keluar pada pukul 17.35 WIB sore atau sekitar 10 jam pemeriksaan.
Menpora Dito Ariotedjo berkomitmen menciptakan tata kelola pemerintahan dengan akuntabilitas tinggi dan transparan di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Pejabat Basarnas dan sejumlah pihaknya lainnya ditangkap dalam operasi senyap itu.
Saat ini penyidik masih memeriksa para pihak dimaksud di Gedung Merah Putih KPK Jakarta.
Menhub Budi Karya Sumadi dan Sekjen Kemenhub Novie Riyanto memenuhi panggilan sebagai saksi kasus suap jalur kereta api.
Selain itu, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dalam OTT itu.
Budi diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api.