Menurut Neng Eem, MPR sebagai lembaga tinggi negara memberikan sosialisasi pentingnya penanaman cinta tanah air ini agar negara kesatuan Republik Indonesia tetap kokoh.
Konstitusi yang hidup adalah Konstitusi yang mampu menjawab segala tantangan dan dinamika zaman.
Diharapkan bila ilmu sudah didapat, apa yang diperoleh itu diamalkan dengan cara disampaikan kepada orang atau masyarakat lain.
Menurut Siti Fauziah, R.A Kartini menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa dan pembangunan Indonesia tidak lepas dari peran perempuan.
Dan yang terpenting memiliki perilaku (karakter) yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Karakter yang perlu dibangun menurut Ma’ruf Cahyono adalah kemandirian yang menurut Soekarno “Berdikari” (berdiri di atas kaki sendiri).
Para juru dakwah dan anggota Ormas Islam harus memahami lebih dalam dan luas soal Empat pilar MPR RI.
Persaingan ini bukan hanya antar manusia saja, tapi tidak menutup kemungkinan di masa depan, manusia akan bersaing dengan Artificial Intelligence (AI)
Para pemangku kepentingan harus segera bertindak agar kasus pelanggaran HAM ini segera berakhir.
Umat Islam mempunyai peran yang sangat luar biasa menyelamatkan NKRI.