Pemerintah Barat dan sekutunya tidak pernah berhenti menyalahkan Damaskus setiap kali terjadi serangan kimia.
Dua warga sipil tewas dalam serangan itu, tetapi pertahanan udara Suriah berhasil menghancurkan sebagian besar rudal yang ditembakkan jet Israel ke ibukota Damaskus sebelum mencapai target mereka.
Pengiriman Iran telah berhenti setelah Teheran membekukan batas kredit ke Damaskus pada Oktober 2018.
Serangan itu menyebabkan kematian dan cedera warga sipil di Sahnaya, selatan Damaskus.
Media pemerintah Suriah mengatakan, Damaskus bertekad membebaskan wilayah itu dengan segala cara dan apapun yang terjadi.
Ledakan melanda Damaskus pada Kamis (24/01), serangan kedua di ibukota Suriah dalam waktu kurang dari seminggu.
Israel meningkatkan serangan di Suriah sebagai bagian dari upayanya untuk melawan Iran, yang mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam perang yang meletus pada 2011.
Di tengah hubungan yang mencairkan antara pemerintah Suriah dan dunia Arab, Inggris telah membantah laporan bahwa pihaknya bermaksud untuk membuka kembali kedutaan besarnya di Damaskus.
Rumor pembukaan kembali kedutaan Emirat sudah beredar dalam beberapa hari terakhir. Hal itu terkuak lewat renovasi di gedung itu.
Pemimpin oposisi Sudan mengkritik kunjungan Presiden Omar al-Bashir ke Damaskus.