Sedangkan data SSGI Kabupaten Bogor 2022 menyebutkan angka prevalensi balita stunting mencapai 24,9 persen.
Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat jumlah bayi di bawah lima tahun (balita) di Jakarta mencapai sekitar 790 ribu.
Sekitar 80 persen balita dari total 4.494 balita yang berisiko stunting se-Kabupaten Cilacap berhasil mengalami penambahan berat badan.
Berdasarkan Hasil Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022 (SSGI 2022), angka prevalensi stunting di DKI Jakarta sudah di angka 14 persen dari total balita 799 ribu.
Program skrining kesehatan anak dan balita harus terus digencarkan dalam upaya deteksi dini ancaman sejumlah penyakit.
BKKBN Sebut 2 Balita di Kalimantan Tengah Stunting karena Konsumsi Air Mentah.
Akses pangan yang bergizi di tingkat rumah tangga masih menjadi salah satu permasalahan utama tingginya prevalensi balita stunting di Nusa Tenggara Timur.
Kepala BKKBN ingatkan satu dari tiga balita Indonesia mengalami stunting.
Vaksin COVID-19 Pfizer untuk balita efektif bila 3 dosis
Pfizer Klaim Vaksin Booster Ampuh untuk Anak di Bawah Lima Tahun