Catatan Satgas Covid-19 per Selasa (4/1) total kasus positif Covid-19 yang terdeteksi varian Omicron menjadi 254 kasus.
Sejak varian yang sangat bermutasi pertama kali terdeteksi pada November, data WHO menunjukkan, varian terssebut telah menyebar dengan cepat dan muncul di setidaknya 128 negara.
Varian Omicron dengan cepat menyebar ke seluruh AS sejak terdeteksi pada 1 Desember, menggantikan Delta sebagai strain dominan dan memicu gelombang infeksi baru yang mendorong kasus harian mendekati angka 1 juta pada Senin.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Bennett mengatakan Israel mengulur waktu dengan bergerak cepat untuk membatasi perjalanan ketika Omicron pertama kali terdeteksi bulan lalu, tetapi ini sekarang berkurang.
WHO sedang mempelajari penularan dan tingkat keparahan varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika selatan bulan lalu.
Varian baru, pertama kali diidentifikasi di Afrika selatan minggu lalu, telah terdeteksi di 10 negara lain. Para pejabat AS mengatakan, varian itu hanya masalah waktu sebelum muncul di negara itu.
Varian Omicorn belum terdeteksi ada di Indonesia
Pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, varian tersebut kini telah terdeteksi di negara-negara Uni Eropa Belgia, Denmark, Jerman, Italia dan Belanda, bersama dengan Australia, Botswana, Inggris, Hong Kong dan Israel.
AS berulang kali mengkritik China karena tidak mengungkapkan asal usul COVID-19, yang pertama kali terdeteksi pada Desember 2019 di kota Wuhan di China sebelum menyebar ke seluruh dunia.
Israel juga mengatakan akan memperkenalkan kembali teknologi pelacakan telefon kontra-terorisme untuk menahan penyebaran varian virus corona B.1.1.529 atau varian Omicron yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan.