Eksistensi merupakan suatu hal yang penting sebab bangsa ini kelak akan didominasi oleh generasi muda.
Diharapkan bila ilmu sudah didapat, apa yang diperoleh itu diamalkan dengan cara disampaikan kepada orang atau masyarakat lain.
Dan yang terpenting memiliki perilaku (karakter) yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Karakter yang perlu dibangun menurut Ma’ruf Cahyono adalah kemandirian yang menurut Soekarno “Berdikari” (berdiri di atas kaki sendiri).
Sesjen MPR termuda ini mendorong agar kita menjadi orang yang lebih nyaman dengan perubahan, terbiasa memikirkan sesuatu yang belum pernah dipikirkan, kreatif dan inovatif, lebih menyukai apa yang belum pernah diketahui dari pada yang sudah diketahui.
Harapan ketua MPR, setelah pertemuan Beliau dengan Menkeu di Bali, tidak ada lagi pihak yang mencoba memperkeruh situasi.
Anugerah Meritokrasi menurut Ma’ruf Cahyono tidak hanya sebagai wujud capaian prestasi sistem pembinaan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Setjen MPR tetapi juga bagian dari upaya melakukan reformasi birokrasi.
Penghargaan yang diraih dikatakan sebagai bukti reformasi birokrasi yang berlandaskan transparansi dan akuntabilitas dengan berbasiskan teknologi informasi dan komunikasi telah berjalan di ke-Setjen-an MPR.
Program dana desa yang dialokasikan ke desa-desa di berbagai wilayah, lanjut Ma’ruf Cahyono, bisa bermanfaat untuk menunjang perkembangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Diharap kehumasan dalam menyebarkan informasi tak hanya tentang kabar dan berita namun juga mampu mengedukasi.