Trump mengatakan kepada wartawan tentang rencana itu sekitar 24 jam setelah secara resmi menarik diri dari perjanjian era Obama, menyebutnya kesepakatan yang cacat.
Arab Saudi akan berusaha mengembangkan kapasitas senjata nuklirnya sendiri seandainya Iran melakukan hal yang sama.
Namun, Setyo enggan merinci saat disinggung apakah masih ada pihak yang disandera. Setyo hanya menyebut negosiasi-negosiasi lain masih dilakukan.
Alasan sebenarnya menandatangani perjanjian 2015 adalah untuk membuatnya tunduk pada tuntutan Amerika.
Serangan ini balasan atas roket Iran yang menghujani Dataran Tinggi Golan pada Kamis dini hari
Ini adalah serangan pertama sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan keluar dari kesepakatan nuklir Iran.
Sementara untuk tuntutan lainnya, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto belum bisa berbicara banyak demi kelancaran proses negosiasi
Pemimpin 78 tahun mengungkapakan bahwa masalah Washington dengan Republik Islam Iran bukanlah pada masalah nuklir, melaikan masalah lain.
Misil-misil itu ditembakkan oleh Houthi dari seberang perbatasan Yaman. Kejadian tak berselang lama setelah Donald Trump manarik Amerika Serikat dari kesepakat nuklir.
Trump mengulangi sikap kerasnya pada kesepakatan itu, mengatakan bahwa pihaknya gagal mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir atau mendukung terorisme di kawasan itu.