Digelar di Istora Senayan, Rabu (22/08) laga tim China versus tim Garuda juga dipadati para wartawan yang ingin meliput pertandingan bergengsi tersebut.
Posisi puncak klasemen sementara masih ditempati China setelah mengoleksi medali sebanyak 82, disusul Jepang dengan 68 medali dan Korea Selatan 49 medali.
Saat ini tim Garuda masih menempati posisi keempat klasemen sementara Asian Games dengan total 14 medali. Sementara posisi puncak masih ditempati kontingen China dengan total 66 medali, disusul Jepang dan Korea Selatan.
China masih memimpin dengan perolehan medali emas sebanyak 30, perak sebanyak 18, dan perunggu sebanyak 12. Total medali yang telah didapat China adalah 60 medali.
India, Tiongkok, Swiss, Norwegia, Kanada, Rusia, Meksiko, Uni Eropa juga telah memulai proses hukum atas AS di WTO.
Tim badminton beregu putri China memastikan satu tiket final setelah mengalahkan Thailand dengan skor 3-0, Selasa (21/08) di Istora Senayan.
Indonesia masih mengantongi total medali sebanyak delapan (4 emas, 2 perak, 2 perunggu).
Sementara Indonesia masih menduduki peringkat kelima dengan raihan 2 emas dan 1 perak. Dua emas tersebut didapat dari atket taekwondo dan wushu.
Sebelumnya, timnas putra Indonesia mengalahkan tim dari China Taipei dengan skor yang sama 4-0 lewat aksi memukau Stefano Lilipaly yang mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.
Wang menyebut kesepakatan nuklir 2015 atau yang dikenal dengan JCPOA sebagai pencapaian multilateral utama yang menguntungkan komunitas internasional.