Tahun 2045 akan menjadi tonggak bersejarah. Saat Indonesia merayakan 100 tahun kemerdekaan. Perayaan ini bukan sekadar momentum ulang tahun, tetapi juga menjadi titik awal dari Indonesia Emas, sebuah era kejayaan dan kemajuan bangsa yang kita impikan bersama.
Hal itu disampaikan dalam pidatonya di sidang tahunan MPR Tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Prabowo menyebut mereka memandang bahwa pemikiran para pendiri bangsa seperti Ir. Sukarno, Hatta, dan Sjahrir tidak cocok di zaman ini.
Hakikat pembangunan adalah membebaskan manusia dari belenggu ketidakadilan, kemiskinan, dan ketertinggalan. Karena itu, laki-laki dan perempuan harus sama-sama terbebas dari belenggu tersebut dan sama-sama meraih kesejahteraan.
Makan bergizi gratis, program ini bukan sekadar memberi makan, tapi sebuah investasi besar bagi masa depan bangsa.
Hal itu disampaikan Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di sidang tahunan MPR/DPR pada hari ini, Jumat, 15 Agustus 2025.
Sebagai negara yang berpengaruh di ASEAN, kita mendorong untuk menjadikan kawasan ini menjadi kawasan yang damai dan saling menghormati kedaulatan masing-masing negara anggotanya.
"Respon cepat ini patut diapresiasi karena mencerminkan keberpihakan pemerintah pada kepentingan rakyat. Namun, akan lebih baik jika langkah-langkah tersebut merupakan hasil dari perencanaan matang dan cermat, sehingga menjadi bagian dari kinerja reguler pemerintah.
Kekuasaan selalu bersinggungan dengan realitas politik, gejolak sosial, tekanan ekonomi, dinamika global, dan berbagai tantangan lain yang hidup di tengah masyarakat. Karena itu, kekuasaan bukan sekadar urusan organisasi atau kewenangan.
Peringatan ini adalah saat yang tepat untuk menghayati bahwa konstitusi kita bukanlah sekadar dokumen, melainkan konstitusi yang hidup, dan memastikan kita tetap bersatu sebagai satu bangsa yang utuh.