Pompeo akan bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk PBB Dian Triansyah Djani untuk mengajukan keluhan tentang ketidakpatuhan Iran terhadap kesepakatan nuklir 2015.
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan negaranya tidak akan mengakui Israel sampai masalah Palestina diselesaikan.
Washington berencana menjual F-35 ke UEA sebagai bagian dari kesepakatan yang ditengahi AS di negara Teluk itu minggu lalu untuk menormalkan hubungan dengan Israel.
Klaim AS itu adalah bagian dari propaganda untuk menutupi kesalahan perhitungannya di Afghanistan.
Hariri, seorang miliarder Muslim Sunni, memiliki hubungan dekat dengan Barat dan sekutu Arab Teluk Sunni, dan dipandang sebagai ancaman bagi pengaruh Iran dan Suriah di Lebanon.
Pompeo kemungkinan akan bertemu dengan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Duta Besar Dian Triansyah Djani, Dian Triansyah Djani untuk menyampaikan keluhan tersebut.
Pernyataan PM Israel hanyalah bualan semata dan sangat jauh dari kenyataan
AS lebih memilih untuk fokus pada kesepakatan normalisasi Israel-Uni Emirat Arab (UEA) dan proses perdamaian regional yang lebih luas.
Pejabat Organisasi Pembebasan Palestina, Wassel Abu Youssef mengatakan kunjungan pejabat Arab ke Yerusalem melalui gerbang normalisasi tidak dapat diterima.
Pasukan Israel juga menembak dan melukai seorang warga Palestina yang tuli di sebuah pos pemeriksaan militer di Yerusalem hari ini.