Paus Fransiskus meminta para pemimpin dunia untuk memastikan akses tak terbatas terhadap vaksin Covid-19 untuk semua orang.
Arab Saudi menargetkan 10.000 orang divaksin di pusat vaksin Covid-19 di Jeddah selama tiga minggu, yang rencananya akan dibuka pada Jumat pekan depan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) mengklaim telah mendistribusikan lebih dari 9,46 juta dosis di AS.
Packing house tersebut memiliki prospek yang sangat besar karena dikelola oleh banyak tangan anak muda dengan memanfaatkan sentuhan teknologi mesin serta menggunakan sistem digitalisasi sebagai sarana pemasaran modern.
Otoritas kesehatan di Irak dan Mesir mengumumkan pembelian jutaan dosis vaksin virus corona, dari AstraZeneca, Pfizer-BioNTech dan China Sinopharm.
Meskipun vaksin sudah tersedia di Moskow, bets yang relatif kecil sejauh ini telah dikirim ke banyak wilayah Rusia sebagai bagian dari program inokulasi massal, dengan beberapa laporan menerima 2.000 dosis atau kurang sejauh ini.
Sumber pemerintah mengkonfirmasi kepada AFP bahwa Maroko telah memilih vaksin China Sinopharm dan British AstraZeneca, yang keduanya membutuhkan dua suntikan.
Awal bulan ini, Inggris menjadi negara pertama di dunia yang meluncurkan vaksin yang dibuat oleh Pfizer dan BioNTech.
Lebih dari 1 juta orang Amerika telah menerima dosis pertama vaksin sejak 14 Desember, atau hanya sekitar 0,3 persen dari populasi.
Otoritas kesehatan di negara tersebut telah mengatasi rumor seputar vaksin, dan mendesak masyarakat untuk hanya mengandalkan sumber informasi resmi.