Bamsoet menerangkan, salah satu faktor kekuatan ekonomi Indonesia disebabkan karena konsumsi rumah tangga yang sudah membaik sebagai buah keberhasilan dari upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat.
Peningkatan kewaspadaan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 harus dipahami bersama, mengingat potensi munculnya kasus sejumlah penyakit membutuhkan penanganan yang lebih fokus.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan wisatawan mancanegara pada Februari 2022 naik 21,91% jika dibandingkan Januari 2022.
Memasuki era new normal pasca pandemi Covid-19, serta melihat perkembangan geopolitik dunia akibat perang Rusia - Ukraina, sekaligus berbagai kondisi tatanan dunia yang semakin berkembang pesat akibat kemajuan teknologi informasi, membuat BIN juga harus bekerja extra keras.
Laporan World Economic Outlook (WEO) International Monetary Fund (IMF) edisi Januari 2022 menunjukkan perekonomian global diprediksi mengalami moderasi ke level 4,4% di 2022 atau turun 0,5 poin dibandingkan Oktober 2021.
Investor asal Korea sudah banyak yang berminat masuk dalam proyek pembangunan IKN Nusantara.
Bamsoet menerangkan, berdasarkan data per Maret 2022, jumlah kementerian/lembaga nasional Korea yang telah direlokasi dari Seoul ke Sejong sudah mencapai 47 kementerian/lembaga, 16 lembaga riset negara, dan 24 institusi terafiliasi pemerintahan.
Kerjasama tersebut antara lain terkait dengan pembangunan Ibu Kota Baru Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan Program Presidensi Indonesia dalam G20.
"Arah perjalanan bangsa sudah tidak jelas. Dari berbagai bidang sudah tidak ada kebijakan yang pro rakyat. Semua bikin sengsara rakyat
Idul Fitri dapat dimaknai sebagai hari kemenangan yang mempersatukan. Idul Fitri mampu menghadirkan kebahagiaan karena menjadi momen berkumpul dengan keluarga dan kerabat.