Sekutu gabungan itu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Iran sebagai dalang atas serangan.
Hariri mengumumkan pengunduran setelah menyampaikan serangan terik terhadap Iran dan milisi resminya, Hizbullah, keduanya di Lebanon dan di seluruh wilayah tersebut.
Menteri Luar Negeri Bahrain menghimbau warganya di Lebanon meninggalkan wilayah tersebut setelah Perdana Menteri Saad Al-Hariri mengundurkan diri
Mahmoud Vaezi, kepala staf pemerintahan Presiden Rouhani, menolak tuduhan Hariri terhadap Iran. Ia mengatakan pengunduran dirinya terdengar mencurigakan
Pertahanan udara Arab Saudi mencegat kiriman rudal Yaman, dan mendaratkannya ke dekat bandara Riyadh. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa
Bahram Qassemi juga menolak ucapan anti-Iran al-Hariri sebagai hal tidak berdasar. Ia mengatakan tuduhan Hariri serupa dengan Zionis, Saudi dan Amerika Serikat.
Mantan analis CIA mengundurkan diri dari agen tersebut karena waswas dengan administrasi Trump
Zarif mengatakan, dengan menuduh Republik Islam Iran, Washington berusaha untuk meniadakan peran sekutu Amerika Serikat dalam serangan (9/11)
Komenter Khamenei tersebut, menyusul setelah Donald Trump menolak secara untuk formal memastikan kepatuhan Iran terhadap kesepakatan nuklir tersebut.
Sanksi yang dijatuhkan oleh negara anti Iran tidak akan mempengaruhi program rudal Tehran