Pengakuan partai terbesar dari Komisi II DPR RI bahwa money politic telah menjadi budaya dalam pemilu kita, artinya partai politik telah kehilangan akal dalam mengatasi kecurangan.
Forum Air Dunia pun mempertemukan peserta dari semua tingkatan dan bidang. Mulai dari kalangan politik, termasuk pimpinan negara dan parlemen, lembaga multilateral, akademisi, masyarakat sipil, hingga sektor swasta.
Tujuannya agar setiap janji-janji kampanye politik seperti makan siang dan minum susu gratis, pupuk murah, dan lainnya bisa berjalan dengan baik.
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari memberikan dua catatan
Jadi sebaiknya, akademisi tidak terjun langsung ke gelanggang politik praktis. Akademisi itu sangat dibutuhkan pada tataran teorinya. Tapi kalau memang mau, harus ganti baju dulu.
Di Bawah Tekanan Politik, Biden Akhirnya Bersuara soal Protes mahasiswa Pro Palestina di AS
NasDem tidak berpadu dalam mengutarakan kami terpilih lalu masuk barisan meminta sesuatu. Kita tetap menjaga nilai, values, harkat dan martabat kita. Tapi kita harus berpijak pada realisme politik itu sendiri.
Ya tentu sebesar-besarnya dukungan Golkar agar semakin banyak parpol di luar KIM yang mendukung koalisi Prabowo Gibran, tentu kita menghormati posisi politik parpol-parpol lain di KIM.
Saya bacakan Maklumat ini nanti kawan-kawan mengikuti. Siap?