Berdasarkan data Situng KPU per Sabtu (4/5) sore, Jokowi-Ma’ruf mendapatkan 56,12 persen suara. Sedangkan Prabowo-Sandi masih 43,88 persen.
Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih unggul sementara atas paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Riano selaku pimpinan Relawa LRJ mengaku telah membangun komunikasi dengan saudara sesama bangsa dari Relawan Pendukung Prabowo-Sandi.
"Kami undang 5 personil, 2 dari BPN dan 3 dari pengamat politik, dan disaksikan oleh media dan perwakilan mahasiswa, untuk melihat pusat hitung suara kami. Lalu setelah itu giliran kami datang ke Pusat Hitung BPN. Biar rakyat tahu, mana yang klaim dengan bukti, dan pihak mana yang memprovokasi," tegasnya.
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengapresiasi langkah masyarakat dan relawan yang penuh semangat mengawal proses penghitungan suara pemilu 2019 dari potensi kecurangan.
"Ini takdir Alloh SWT. Nama Prabowo belum tertulis dalam Arsy Alloh SWT sebagai presiden. Jadi jangan coba-coba melawan takdir," ujar Habib Sholeh.
BPN Prabowo-Sandiaga mencium aroma kecurangan sistemik di Pilpres 2019. Mulai dari indikasi ketidaknetralan aparat Kepolisian hingga upaya penghilangan suara masyarakat dalam proses perhitungan hasil Pemilu.
“Kubu 02 sedang membangun halusinasi seolah-olah menang dan sudah menjadi presiden dan wakil presiden," ungkap Teuku Neta Firdaus.
Pihak BPN menyarankan agar Erin Taulany membuat permintaan maaf terbuka meski kasus ini tidak diperpanjang.
Megawati kolektor tanaman terlengkap bumbu-bumbuan makanan Padang.