Departemen Kehakiman AS menyegel dakwaan pidana terhadap raksasa teknologi China Huawei, dua anak perusahaannya dan seorang eksekutif puncak, yang dituduh menyesatkan bank tentang bisnis perusahaan dan melanggar sanksi AS, Senin (28/01) waktu setempat.
Lorenzana menyebut komandan Abu Sayyaf Hatib Sawadjaan sebagai dalang di balik pemboman gereja.
Kedua kasus itu kemungkinan akan semakin memperburuk hubungan antara AS dan China, yang kini sedang melakukan perundingan.
Wang, yang telah menangani kasus-kasus yang dianggap sensitif oleh pihak berwenang di Beijing, termasuk tuduhan pelecehan polisi dan membela anggota gerakan spiritual Falun Gong yang terlarang.
Dua bom meledak di sebuah katedral Katolik Roma di sebuah pulau di Filipina selatan tempat gerilyawan Muslim aktif, menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai 111 lainnya selama Misa Minggu.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte bersumpah akan menghancurkan pelaku bom kembar di gereja Jolo, yang mengakibatkan 27 orang meninggal dunia, dan 77 lainnya luka-luka.
China kemungkinan akan menolak permintaan AS yang dianggap sebagai hambatan terhadap rencana strategis "Made in China 2025".
Media lokal menyebutkan bahwa dari 17 orang yang dilaporkan tewas, lima di antaranya merupakan personil militer dan 12 lainnya warga sipil.
Legislator oposisi dan mantan duta besar menuduh McCallum melakukan intervensi politik yang tidak dapat diterima dalam kasus yang dapat merusak hubungan antara Kanada dan China.
Korban dilaporkan berasal dari warga sipil dan pasukan keamanan.