Paket-paket berisi peledak juga telah dikirimkan ke beberapa tokoh yang dikenal sering melayangkan kritik kepada Presiden AS Trump.
Polisi mencurigai paket bom pipa yang ditujukan untuk sejumlah pejabat tinggi AS, aktor, dan kantor media berasal dari Florida.
Ini merupakan serangan teror lanjutan dengan mengirimkan Paket Bom berbentuk pipa yang dikirim ke kediaman Barack Obama, Hillary Clinton, dan kantor media AS CNN.
Polisi melakukan penjagaan di rumah mantan Menlu AS Hillary Clinton dan Presiden Bill Clinton di Chappaqua, negara bagian New York hari Rabu (24/10).
Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai mengatakan, bom rakitan yang ditemukan petugas di TKP penembakan dua terduga teroris tersebut diduga kuat siap untuk diledakkan.
Dan diinformasikan juga, sebagian besar korban jiwa dalam serangan itu karena tertembak senjata tajam, ungkap komite tersebut.
Ledakan terjadi dalam reli elektoral kandidat perempuan
11 teroris tersebut dijatuhi hukuman mati karena kasus pembunuhan terhadap 69 orang, melakukan serangan bom, menjadi anggota organisasi ilegal, menyerang institusi pendidikan dan melukai 148 orang lainnya
Beberapa jam sebelumnya, bom meledak di tiga sekolah, yang mengakibatkan kematian setidaknya satu anak.
Brigade Amalika yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman mengatakan bahwa tentara Yaman telah memukul mundur Houthi di Al-Hudaydah.