Amerika Serikat (AS) mendesak Rusia dan Ukraina segera mencari jalan keluar diplomatik, di tengah pertikaian kedua negara.
Iran telah menyerahkan rancangan (draft) penghapusan sanksi dan komitmen nuklir ke Uni Eropa, di tengah upaya dunia mengembalikan Iran ke dalam Pakta Nuklir.
Iran dan negara-negara besar sedang mencoba, dalam pembicaraan di Wina, untuk menghidupkan kembali kesepakatan 2015 di mana Teheran membatasi program nuklirnya dengan imbalan bantuan dari sanksi ekonomi AS, Uni Eropa dan PBB.
Pengumuman itu tampaknya melemahkan pembicaraan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, varian tersebut kini telah terdeteksi di negara-negara Uni Eropa Belgia, Denmark, Jerman, Italia dan Belanda, bersama dengan Australia, Botswana, Inggris, Hong Kong dan Israel.
Israel sangat khawatir kekuatan dunia akan menghapus sanksi terhadap Iran dengan imbalan pembatasan yang tidak memadai pada program nuklir Negeri Para Mullah itu.
Israel tetap akan menjadi tuan rumah Miss Universe di resor Laut Merah Eilat, yang akan dilaksanakan pada 12 Desember 2021 mendatang.
Israel juga mengatakan akan memperkenalkan kembali teknologi pelacakan telefon kontra-terorisme untuk menahan penyebaran varian virus corona B.1.1.529 atau varian Omicron yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan.
Pendahulu Biden, Donald Trump, meninggalkan kesepakatan pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi AS. Keputusan itu lantas membuat Iran mulai melanggar batas nuklirnya.
Kelompok Syiah yang didukung Iran terus mengancam serangan teroris dan memberikan dukungan kepada organisasi teroris dan menimbulkan ancaman nyata dan kredibela bagi Australia.