Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan mengumumkan cawapres yang akan mendampinginya besok, Kamis (9/8) malam. Keputusan akan diambil setelah ada kesepakatan dengan partai koalisi.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menyambangi kediaman Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pertemuan itu dalam rangka meluruskan komunikasi yang sempat terputus.
Belum genap sebulan dalam kemesraan untuk menjajaki koalisi, Partai Gerindra dan Partai Demokrat sedang dilanda perang dingin. Kedua elite partai tersebut saling serang pimpinan partai.
Pengusaha Sandiaga Uno yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta disebut memberi mahar sebesar Rp 500 miliar kepada Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Koalisi Partai Demokrat dengan Partai Gerindra seketika hancur lebur. Pertemuan Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sedianya digelar malam ini terpaksa batal.
Keputusan calon wakil presiden (Cawapres) dari kubu Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto akan membuka peluang terbentuknya poros ketiga pada Pilpres 2019 mendatang.
Jelang berakhirnya pendaftaran calon Capres-Cawapres di KPU, Prabowo Subianto belum juga mengumumkan siapa yang akan mendampinginya di Pilpres 2019 mendatang.
Peluang Poros ketiga diluar koalisi Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto masih sangat terbuka lebar dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Apa landasannya?
Partai koalisi pendukung Prabowo Subianto harus piawai dalam mendaur ulang pasangan Capres-Cawapres sebagai penantang Presiden Jokowi untuk berlaga pada Pilpres 2019 mendatang.
KPK telah melimpahkan berkas penyidikan tersangka suap Bupati Tulungagung, Direktur Utama PT Moderna Teknik Perkasa, Susilo Prabowo (SP) ke tahap penuntuan.