Selain kasar dan terkesan mengusir, penghadangan itu pun dilakukan saat Kiai Ma’ruf hendak berziarah ke makam Waliyullah, Kiai Suhro di Pamekasan.
Kiai Ma`ruf memperagakan cara mencoblos pasangan Jokowi-Ma`ruf dalam surat suara berukuran besar. Dia pun meminta kepada ribuan warga Madura yang hadir untuk mencoblos pasangan yang mengenakan baju putih.
Dalam kampanyenya, Kiai Ma’ruf mengingatkan agar warga Madura tidak mudah terpengaruh oleh kabar hoax dan fitnah.
Dalam mengawal kemenangan Jokowi Ma`ruf, Jawara se-Kalimantan Timur satu barisan, satu komando dan satu tujuan dengan Jawara Indonesia Pusat.
Koordinator Media TKN, Monang Sinaga mengaku kaget, dan tak habis fikir kenapa informasi hoaks dan menyesatkan semacam itu bisa disebar.
Dua calon presiden (Capres), Jokowi dan Prabowo Subianto, menjadi fitnah dan ujaran kebencian yang selama ini dialamatkan kepada keduanya.
Kiai Ma’ruf menyebut ada empat komponen yang harus bersinergi sebagai prasyarat sebuah negara menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
Anggota DPR dari Partai Golkar Mukhamad Misbakhun memanfaatkan masa kampanye Pemilu 2019 untuk menggalang dukungan di daerah kelahirannya di Pasuruan, Jawa Timur.
Jika dipercaya duduk di DPR, Ahmad Iman berkomitmen untuk mengawal pembenahan nasib PMI di luar negeri. Upaya pemerintah dalam memperhatikan nasib PMI akan didukung melalui DPR.
"Nanti di sidang umum PBB, kita bayangkan Kiai Haji Ma`ruf Amin datang menggunakan sarung dan peci kopiah. Itu keIndonesiaan kita itu luar biasa," terang Hasto.