Teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang disiram dengan air keras dinilai bukan perkara biasa.
Novel membutuhkan donor kornea jika dokter memutuskan operasi.
Aparat kepolisian dinilai lamban dalam mengungkap kasus teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
Selain melaporkan dugaan korupsi itu, puluhan anggota LAKI juga membentangkan spanduk yang berisi dukungan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan dan KPK.
Meski penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Novel Baswedan sedan menjalani perawatan, pengusutan kasus korupsi e-KTP tetap jalan.
Rekaman itu menunjukkan jenis dan plat nomor polisi sepeda motor yang diduga pelaku penyiraman cairan kimia kepada Novel.
Setelah rezim otoriter jatuh, kekuasaan akan diambil alih oleh para bandit. Tentu saja bandit berdasi yang cerdas dan canggih, yang menyebar di berbagai jabatan penting pemerintahan.
Polisi memiliki petunjuk pihak yang diduga menjadi pelaku.
Polisi telah memeriksa 16 saksi terkait teror penyiraman air keras tersebut.
Perawatan intensif Novel di Singapura pun belum diketahui hingga kapan.