Gempa bumi di Selandia Baru itu berporensi tsunami. Sebuah alat pengukur di Kaikoura -kota terdekat dari pusat gempa, yang terletak 181 km dari Christchurh mencatat tinggi gelombang hingga dua meter.
Massa demonstran juga membuat grafiti-grafiti di tembok-tembok kota sepanjang perjalanan, mencoret mobil dan menghancurkan jendela pertokoan.
Di tengah orasi dan gelombang massa yang terus bergerak, para demonstran perempuan ini tak henti-hentinya meneriakkan takbir.
Total 387 kloter telah pulang ke Indonesia, 212 kloter pulang pada gelombang pertama pada 17-30 September dan 175 kloter pulang pada gelombang kedua pada 1- 15 Oktober.
Megawati resmikan kantor partai tingkat DPD, DPC, PAC untuk gelombang VI.
Beberapa dampak perubahan iklim yang harus diwaspadai antara lain cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, kekeringan, gelombang panas, dan badai tropis.