Program vaksin Australia berjalan jauh di belakang jadwal, dimulai lebih lambat daripada beberapa negara lain karena jumlah kasus yang rendah, dan penyumbatan AstraZeneca membuatnya kesulitan untuk meningkatkan kecepatan.
Universitas tersebut mengatakan pada bulan Februari pihaknya berencana untuk mendaftarkan 300 sukarelawan berusia 6-17 tahun, yang berbasis di Inggris Raya, sebagai bagian dari studi ini.
Sertifikat atau paspor vaksin tersebut dinilai sebagai potensi pelanggaran privasi juga hak sipil seseorang.
Ada hubungan yang jelas antara vaksin COVID-19 AstraZeneca dan pembekuan darah yang sangat langka di otak.
Kementerian Kesehatan Malaysia memberikan persetujuan bersyarat untuk vaksin AstraZeneca yang akan dipasok melalui fasilitas COVAX oleh produsen Korea Selatan SK Bioscience.
Kementerian mengatakan kebijakan tersebut akan dimulai 1 Ramadan, yang akan dimulai akhir bulan ini, tetapi tidak jelas berapa lama kebijakan tersebut akan berlangsung.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengimbau negara-negara dengan kelebihan pasokan vaksin untuk segera menyumbangkan 10 juta dosis ke fasilitas COVAX yang dijalankan dengan aliansi vaksin GAVI.
Capaian vaksinasi Covid-19 untuk kategori lansia masih sangat rendah. Dari total target vaksinasi sebanyak 21 juta, hinga 30 Maret 2021 lalu baru 1.489.322 orang (6,91 persen) yang mendapatkan vaksinasi pertama, sedangkan baru 135.537 lansia yang sudah mendapatkan vaksinasi kedua.
Uni Eropa memblokir ekspor vaksin AstraZeneca ke Australia setelah produsen obat gagal memenuhi janji pengirimannya ke blok tersebut.