Telepn istana berdering. Perdana Menteri Singapura berikan ucapan selamat kemenangan untuk Jokowi.
"Seharusnya suara Paslon nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin bisa tembus 60 persen. Tetapi hal itu tidak tercapai karena Tim Kampanye Nasional (TKN) tidak memaksimalkan peran para relawan menjelang hari pencoblosan," ujar Benget.
"Kenapa kita tidak menyatakan sudah menang? Karena kita menghormati aturan. Aturannya yang berhak menyatakan menang atau tidak menang itu KPU berdasarkan real count," ujar Kiai Ma`ruf.
"Ya jangan bunyi (cebong-kampret) lagi. Selesai sampai kemarin. Kita kubur, ada cebong ada kampret kubur saja," ujar Kiai Ma`ruf.
"Persaingan Pilpres ini begitu ketat, beda-beda tipis. Tetapi yang penting bagi Jenggala Center menang. Soal ada klaim muncul banyak kecurangan yang dituduhka saya kira ada mekanisme yang bisa menyelesaikan itu dengan bukti-bukti-fakta-fakta yang bisa dihadirkan. Mekanismenya sudah disediakan oleh undang-undang," kata Bang Oleng.
Kata Gus Monang, pengajian tersebut bukan sebagai bentuk perayaan kemenangan di Pilpres 2019. Tapi lebih sebagai ungkapan syukur karena pemilu berjalan lancar.
Kami mengharapkan sikap kenegarawanan dari Pak Prabowo, agar segera mengucapkan selamat atas kemenangan pasangan Jokowi-KH Ma`ruf Amin, sehingga massa segera kondusif, dan kini saatnya kita kembali membangun dan menjaga keutuhan bangsa
TGB mengatakan, tak adanya deklarasi kemenangan, karena Jokowi sangat menghormati kewenangan KPU.
Erick mengajak semua pihak menunggu keputusan resmi dari KPU. Yang pasti, Jokowi telah jelas mengatakan bahwa pemilu sudah berjalan dengan baik, sehingga mari semua satukan bangsa kita lagi.
"Kemudian, marilah kita kembali bersatu sebagai saudara sebangsa setanah air, setelah pemilu ini menjalin kerukunan dan persaudaraan kita," ujar Jokowi.