Negeri Tirai Bambu menyebut dukungan Washington itu sebagai campur tangan kotor dalam urusan domestik negara Asia.
Kesepakatan ini muncul usai pertemuan kedua pejabat militer tersebut di Beijing, pada Sabtu (17/8) kemarin
Juru bicara badan legislatif China, You Wenze, mengutuk pernyataan anggota parlemen Amerika Serikat (AS), yang mendukung gerakan pro-demokrasi Hong Kong.
Baik India dan Pakistan mengklaim Kashmir secara penuh tetapi sebagian berkuasa.
Lima tentara India dan tiga tentara Pakistan tewas. Namaun, New Delhi, dengan tegas menyangkal ada salah satu prajuritnya yang meninggal.
Dengan demikian, raksasa asal China tersebut berpeluang membeli persediaan dari perusahaan-perusahaan AS, guna melayani pelanggan yang sudah ada.
Trump menyarankan agar Presiden China, Xi Jinping untuk duduk bersama para pemrotes sebagai untuk membantu mengurangi eskalasi situasi.
Khan membuat komentar dari Pakistan Menempati Kashmir pada hari kemerdekaan Pakistan, mengatakan India tidak tertarik membahas masalah ini.
Sebuah perusahaan Singapura didakwa pada Kamis (15/8) karena memasok lebih dari SGD$600.000 barang-barang mewah ke Korea Utara (Korut) melalui Dalian, China.
Perseteruan AS-China menyakiti eksportir Jerman dan penurunan penjualan mobil serta ancaman Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa perjanjian perdagangan