Pasangan capres-cawapres, Jokowi-Ma`ruf Amin unggul di kantong pemilih muslim dibanding dengan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Surat Kemendagri untuk Provinsi, Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di NTB dinilai sebagai isyarat keuangan pemerintah pusat sedang tertekan alias kritis.
Pasangan capres-cawapres, Jokowi-Ma`ruf Amin diprediksi unggul melawan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jika kontestasi Pilpres 2019 digelar hari ini.
Musibah gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali dinilai masih belum memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai bencana nasional.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyurati Provinsi, Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Rentetan gempa besar yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menelan korban jiwa hingga 400 orang lebih dan ribuan orang lainnya mengalami luka-luka.
Daftar Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres-cawapres, Jokowi-Ma`ruf Amin telah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, Ketua TKN untuk pasangan Jokowi-Ma`ruf Amin belum didaftarkan.
Pemerintahan Presiden Jokowi diminta bergerak cepat untuk membantu para korban gempa yang terus menimpa NTB. Dimana, akibat guncangan gempa berturut-turut beberapa waktu lalu mengakibatkan sebanyak 469 korban meninggal dunia dan ribuan lula-luka.
Kader PDI Perjuangan (PDIP) Sirra Prayuna melayangkan surat terbuka kepada Presiden Jokowi. Surat itu terkait bencana gempa yang hingga saat ini menimpa Provinsi NTB dan sekitarnya.
Hingga Minggu (19/8) sore, warganet di media sosial Twitter tak henti-hentinya mempersoalkan sosok pengendara moge berhelm hitam yang digambarkan sebagai sang presiden.