IAEA telah 12 kali menegaskan kesetiaan Iran pada kesepakatan itu.
Gempa telah menyebabkan sejumlah kerusakan, di antaranya bangunan di kota Sarpol-e Zahaband, Eslamabad-e Gharb, dan desa-desa di provinsi tersebut.
Selat Hormuz merupakan titik terpenting dan strategis di dunia, apalagi menyangkut perdangangan minyak. Sekira 30 persen dari semua perdagangan minyak melalui laut yang dihubungkan melalui selat tersebut.
Mengeratkan hubungan dengan Amerika Serikat (AS) akan membantu menyelesaikan masalah di Iran adalah "kesalahan fatal".
Takashi Tsukioka mengatakan, bahwa Jepang miskin sumber daya alam dan sangat membutuhkan minyak mentah Iran, sebagai salah satu pemasoknya.
Sekutu Gedung Putih akan mendung Presiden Donald Trump untuk memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran usai keluar dari kesepakatan nuklir Iran.
Rezim Zionis yang tidak sah dibentuk melalui pendudukan Palestina dan pembantaian pemilik tanah yang sebenarnya
Trump juga mendesak sekutunya untuk memotong impor minyak mereka dari Iran pada 4 November.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, bertekad untuk mengurangi kemungkinan dampak sanksi AS terhadap perusahaan-perusahaan Eropa yang telah berinvestasi di Iran.
Zarif juga menyoroti pentingnya kelopok D-8 dan negara-negara anggotanya untuk meningkatkan kerja sama dengan sektor swasta