Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) memantau implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di sejumlah daerah.
Sasaran Permendikdubristek PPKS adalah mencegah dan menangani setidaknya sebelas kemungkinan kejadian kekerasan seksual yang menimpa hubungan antar mahasiswa, pendidik, tenaga kependidikan, warga kampus, dan masyarakat umum yang berinteraksi dengan mahasiswa, pendidik, dan tenaga kependidikan.
Mayoritas koleksi berbahasa Indonesia dan mencakup transkrip wawancara, manuskrip dan publikasi, catatan penelitian, peta, serta foto-foto. Peluncuran berlangsung pada Senin di Adelaide, Australia (8/11).
Sesuai dengan norma dan nilai-nilai agama di Indonesia, pengaturan terhadap tindak asusila dalam tata tertib kampus perlu ditegakkan dengan semakin tegas. Namun, pada saat bersamaan perlu diberikan jaminan bahwa korban kekerasan seksual yang mengalami pemaksaan tidak akan turut dihukum sebagai pelaku tindakan asusila.
Regulasi baru ini akan disosialisasikan lebih luas kepada publik sebagai Merdeka Belajar Episode Keempat Belas: Kampus Merdeka dari Kekerasan Seksual.
Syaiful Huda melanjutkan, Permendikbud 30/2021 tetap membutuhkan revisi terbatas. Jadi harus dilihat dari bagian upaya untuk mencegah lebih banyaknya korban kekerasan seksual.
Program ini merupakan komitmen Untar mengembangkan potensi UMKM, yang terdampak oleh pandemi Covid-19, dengan berawal dari ajang promosi gratis bagi sivitas akademika dan alumni pemilik bisnis melalui platform media sosial Untar sebagai media promosi.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Wikan Sakarinto, saat melakukan kunjungan kerja ke Bali pada Minggu (7/11).
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi pelaksanaan program Kampus Merdeka di Universitas Sumatera Utara (USU).
pendirian Kampus PEPI merupakan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia pertanian serta meningkatkan kualitas tenaga yang terlatih, terampil sehingga dapat terserap ke dalam industri-industri.