Serangan udara itu terjadi tak lama setelah dua roket ditembakkan ke selatan Israel.
Keputusan Paman Sam tidak memiliki dampak hukum dan jelas merupakan pelanggaran terhadap resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Direktur Eksekutif HRW, Ken Roth mengatakan, warga negara Amerika Serikat (AS) akan dideportasi dari Israel pada Senin (25/11) karena diduga mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS).
Landon menegaskan bahwa permukiman Israel di Tepi Barat berdasarkan hukum internasional ilegal.
Netanyahu, berkuasa sejak 2009 dan sebelum itu pada 1990-an, sudah mendominasi politik Israel selama satu generasi, dengan tegas mengubah negara itu menjadi kanan.
Duta besar dari 10 anggota dewan tidak tetap yang bertugas selama dua tahun berdiri di depan wartawan sementara Wakil Duta Besar Jerman Jurgen Shultz membacakan pernyataan bersama yang kritis.
Dewan Keamanan PBB sangat menentang pengumuman AS bahwa mereka tidak lagi menganggap pemukiman Israel sebagai pelanggaran hukum internasional
Dua warga sipil tewas dalam serangan itu, tetapi pertahanan udara Suriah berhasil menghancurkan sebagian besar rudal yang ditembakkan jet Israel ke ibukota Damaskus sebelum mencapai target mereka.
Washington berbalik arah mengenai posisinya atas pemukiman Israel yang dibangun di Tepi Barat yang diduduki, melanggar selama lebih dari empat dekade dengan mengatakan bahwa mereka tidak lagi dipandang sebagai ilegal.
Pengumuman Pompeo ini akan menjadi modal politik Netanyahu untuk tetap berkuasa setelah dua pemilihan Israel yang tidak meyakinkan dan tuntutan pidana atas tuduhan korupsi, yang ia bantah.