Kehadiran pandemi covid-19 telah membuka mata kita untuk memperhatikan sektor pertanian yang selama ini cenderung diabaikan.
Para pendiri bangsa kita, termasuk yang berlatar belakang ulama dan pejuang telah mencontohkan kepada kita untuk senantiasa menjaga persatuan Indonesia
Kita bisa kerjasamakan lahan Pemerintah Daerah seijin Gubernur Bali yang sangat strategis, tak kurang dari 200 hektar untuk pembangunan sirkuit F1 di Bali.
Kita harus mampu mengejar ketertinggalan, untuk menjadi negara yang memiliki sektor pertanian yang kuat.
Ini merupakan wujud kepedulian kita kepada warga terkena musibah angin puting beliung, sehingga kita drop sembako dan bantuan atap rumah untuk meringankan beban warga.
Nono menambahkan Indonesia harus bisa menghadapi persaingan dalam perdagangan global yang saat ini mereka kuasai. Karena, 90 persen perdagangan dunia itu melalui laut dan melintasi Indonesia. Untuk bersaing dan merebut perdagangan global itu, kita juga tidak bisa abaikan kekuatan militer. Jadi selain kekuatan ekonomi, pertahanan militer kita juga harus diperkuat.
Jadi, kalau kita lihat dari sisi produknya ini didominasi untuk kebutuhan primer atau untuk dikonsumsi manusia.
Untuk membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah kabupaten Serdang Bedagai, kita adakan Kedai murah serba Rp. 2000 dari hasil sumbangan Personel Sat Lantas
Kita memberikan bantuan ini khususnya yang terdampak Covid-19, UMKM, pertanian dan lain-lain.
Sebuah penelitian mengungkapkan, ternyata kita dapat mengubah preferensi makanan kita dengan cara menggerakkan neuron di otak untuk `memprogram ulang` otak agar lebih memilih makanan lainnya yang lebih sehat, misalnya, buah daripada coklat.